Para ahli, berdasarkan penelitian, menyampaikan bahwa berpuasa
memberikan manfaat pada kesehatan tubuh. Bagi pelaku puasa, selain memperoleh manfaat
kesehatan, puasa juga menawarkan pula manfaat lain, yaitu peningkatan keimanan,
penguasaan kestabilan emosi, dan peningkatan kepekaan sosial. Banyaknya manfaat
berpuasa menyebabkan puasa menjadi trend baru di kalangan pecinta kesehatan. Saat
ini sangat populer peniruan puasa dengan istilah intermittent fasting, yakni mengubah pola makan. Perubahan yang
dilakukan adalah makan pagi menjadi pukul 4 subuh dan makan malam antara pukul
6 sampai pukul 8 malam.
Puasa diketahui
kebermanfaatannya, namun diketahui pula tantangannya. Salah satu tantangan
terberat adalah pada saat berpuasa harus tetap beraktifitas, tetap produktif,
tetap semangat, dan tidak menjadikan puasa sebagai alasan untuk
bermalas-malasan. Secara alamiah, puasa membuat ingin mengabaikan tugas dan
tanggung jawab dialihkan dengan menikmati rasa lapar dan memahami rasa haus. Puasa,
memang memerlukan kesiapan fisik, mental dan spiritual. Melakukan puasa dengan
cara yang benar akan membuat tubuh tetap bugar.
Beberapa hal yang dapat dilakukan agar tubuh tetap bugar
diantaranya adalah sebagai berikut.
1.
Makan kurma.
Pada saat berpuasa tubuh akan terasa lemas karena kekurangan glukosa. Kurma
adalah makanan yang kaya nutrisi, rendah kalori, namun tinggi kadar glukosanya.
Memakan kurma selain memberikan asupan glukosa tinggi juga memberikan energi
yang tinggi pula. Agar manfaat kurma optimal, jangan lupa makan kurma sambil
diselingi dengan minum air putih untuk merehidrasi tubuh.
2.
Pastikan tidak dehidrasi.
Banyaklah minum pada saat setelah berbuka dan sebelum sahur berakhir. Bagaimana
cara memberikan asupan hidrasi yang baik? Minumlah air dengan sedikit-sedikit. Hindari
meminum air dalam jumlah banyak tetapi dalam waktu yang singkat. Jenis air
minum yang baik dikonsumsi adalah air putih atau air mineral, air kopi (tanpa
gula), air teh (tanpa gula) dan minuman yang tidak mengandung kalori (0 calorie
drinks). Minuman berkalori mencakup semua minuman yang mengandung alkohol, dan semua
koktail yang dicampur jus, soda, es krim, dan krim.
3.
Perhatikan asupan nutrisi.
Godaan pada saat berbuka puasa adalah ingin makan segala. Untuk membuat
tubuh prima, tubuh memerlukan karbohidrat yang cukup pada saat berbuka dan
sahur. Namun memakan karbohidrat saja tanpa temannya, tentu tidak akan membuat
badan bugar sepanjang hari. Jika memakan karbohidrat, temani dengan makanan
kaya protein seperti kacang-kacangan, daging atau telur. Pada saat sahur
makanlah makanan yang pengeluaran karbohidratnya secara perlahan sehingga
tingkat gula dalam darah tetap stabil. Jenis penghasil karbohidrat seperti ini
adalah kentang, jagung, ketela pohon dan gandum. Temani dengan memakan
buah-buahan dan sayur-sayuran. Jangan lupa, makanlah dengan perlahan-lahan,
pastikan makan dikunyah dengan sempurna.
4.
Jangan meninggalkan sahur.
Sahur merupakan waktu memberikan asupan makan yang penting bagi kebugaran
tubuh pada siang hari. Sahur yang berposisi sebagai makan pagi yang lebih awal,
merupakan aktivitas yang membantu mencegah kerusakan jaringan, sekaligus
menawarkan kekuatan untuk bertahan seharian. Memakan makanan yang kaya serat
dan karbohidrat kompleks membuat tubuh bisa bertahan seharian. Pada saat sahur
dianjurkan agar makan secara perlahan-lahan agar percernaan dapat melakukan
tugasnya dengan optimal. Jangan lupa, pada saat sahur harus minum air yang
cukup.
5.
Gunakan suplemen dan alat kebersihan badan. Ketika
berpuasa bukan berarti harus menderita kulit kering, bibir pecah-pecah, dan
sembelit. Untuk kulit, berilah suplemen dengan cara mengonsumsi vitamin dan
antioksidan speerti vitamin C, A, dan E. Mimunlah pada saat sahur. Kemudian,
selama berpuasa bukan berarti masanya rambut rontok. Gunakan sampo herbal yang
membantu rambut tetap tumbuh dan kulit kepala tetap sehat. Pada saat bulan
puasa, biasanya cuaca sangat panas, bagi yang memakai kerudung, kondisi ini
mengakibatkan rambut rontok. Terakhir, urusan bau naga, bau mulut. Pada saat
berpuasa bau mulut mengganggu pergaulan. Untuk memastikan bahwa gigi, gusi dan
mulut tidak bau adalah dengan banyak minum setelah buka dan sebelum sahur
berakhir. Berikutnya, harus menyikat gigi sampai bersih, pada saat menyikat
gigi, bersihkan pula lidah dengan menggunakan pembersih lidah (toungue scraper).