RPP Mengajar Bahasa Inggris SMA Materi Ajar PTK Best Practice Jurnal Soal Lieracy Reading Program
Showing posts with label Kelas X. Show all posts
Showing posts with label Kelas X. Show all posts
25 May 2019
Silabus sebagai acuan penyusunan RPP
Mengacu pada Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses bahwa Silabus merupakan acuan untuk membuat RPP. Arti eksplisitnya adalah membuat Silabus terlebih dahulu, baru membuat RPP. Jika dibalik: membuat RPP terlebih dahulu baru membuat RPP , maka tindakan itu tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kemdikbud bagi guru. Sama seperti kegiatan lain yang biasa dilakukan namun tidak mengikuti prosedur yaitu membuat soal terlebih dahulu, kisi-kisi soal dibuat setelah soal selesai.
Membuat RPP sejatinya tidak dapat dilakukan jika tidak ada silabus. Silabus yang dimaksud adalah silabus yang dibuat oleh guru. Untuk membuat Silabus, aturan standar yang menjadi sandarannya adalah Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses halaman 5 yang menyebutkan bahwa silabus paling tidak memuat komponen a sampai dengan J seperti di bawah ini.
a. Identitas mata pelajaran;
b. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
c. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
d. kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
e. tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A);
f. materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
g. pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan;
h. penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik;
i. alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun; dan
j. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan.
Cara membuat silabus dimulai dengan membuat judul terlebih dahulu pada dokumen "Silabus" diikuti dengan identitas. Kemudian pindahkan Kompetensi Inti dari Permendikbud nomor 21 tahun 2016 tentang Standar Isi halaman 9 dan 10.
Setelah itu buat tabel untuk KD, IPK, Materi Pokok, Pembelajaran, Penilaian, Alokasi waktu, dan Sumber belajar.
Mengapa IPK dimunculkan pada Silabus? Jawabannya ada pada butir f. materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
Butir f mengisyaratkan bahwa untuk bisa membuat materi pokok, harus dibuat terlebih dahulu IPK. Dengan cara demikian materi pokok dan pembelajaran, serta penilaian semuanya mengacu pada IPK sehingga dipastikan KD bisa tercapai.
Sebagai contoh seperti apa bentuk Silabus. Silakan klik link yang disediakan, jangn lupa untuk meninggalkan jejak pada komentar untuk bersilaturahmi.
Contoh Silabus
https://drive.google.com/file/d/1cs_RJ7Bv03RPUsBM2OOdUnZm_tSqdOQS/view?usp=sharing
Subscribe to:
Posts (Atom)
No National Examination as Covid-19 Hit the Country
Teachers, administrators, and principals prepare all the students to be ready to join the national examination. This year is planned to be t...
-
1: Mawar Hitam Oleh: Chandra Malik Peresensi: Badriah (1) Kutipan kata atau kalimat yang menarik dalam cerpen tsb; ENGKAU adalah kata...
-
Kata kerja operasional (KKO) dibutuhkan pada saat membuat indikator pencapaian kompetensi (IPK) sebagai acuan untuk pengembangan materi ...
-
Pembukaan Lomba GTK Berprestasi Tingkat KCD Wil VI Pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi dan berdedikasi tingkat SM...
